INSPEKTORAT KONAWE
WEB SITE RESMI INSPEKTORAT KONAWE
WEB SITE RESMI INSPEKTORAT KONAWE
WEB SITE RESMI INSPEKTORAT KONAWE
UNAAHA – Dalam upaya mendukung program nasional serta menciptakan lingkungan kerja dan kemasyarakatan yang sehat, jajaran Inspektorat Kabupaten Konawe turut andil dalam kegiatan kerja bakti massal sebagai bagian dari Gerakan Indonesia Asri. Aksi bersih-bersih ini tidak hanya menyasar area perkantoran, tetapi juga fasilitas umum di sekitar pusat pemerintahan Kabupaten Konawe pada Jumat pagi.
Keterlibatan Inspektorat ini membuktikan bahwa peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) tidak hanya terbatas pada audit meja dan pemeriksaan dokumen, tetapi juga aktif dalam aksi sosial yang berdampak langsung pada kelestarian lingkungan.
Kegiatan ini dilaksanakan selaras dengan arahan pemerintah pusat mengenai pelestarian lingkungan hidup dan implementasi program Gerakan Indonesia Asri. Secara regulasi, aksi ini mengacu pada:
Tujuan utama dari gerakan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya ekosistem yang hijau dan bersih, mengurangi polusi plastik, serta memitigasi risiko banjir melalui pembersihan saluran drainase.
Keikutsertaan Inspektorat dalam kegiatan ini membawa dimensi manfaat yang luas, di antaranya:
Bagi Pemerintah Kabupaten Konawe, aksi ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap visi daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Andrias Apono, SH.,CGCAE selaku Plt . Inspektur Kabupaten Konawe dalam sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa lingkungan yang asri adalah modal dasar untuk menciptakan etos kerja yang tinggi.
“Inspektorat ingin menunjukkan bahwa integritas juga dimulai dari cara kita menghargai lingkungan. Dengan lingkungan yang asri, pelayanan publik di Konawe akan jauh lebih nyaman dan sehat,” ujarnya.
Sumbangsih lainnya adalah penguatan sinergi antar-OPD. Melalui kerja bakti, sekat-sekat birokrasi mencair dalam semangat gotong royong, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada koordinasi penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Konawe.
Penulis: Tim Humas Inspektorat Daerah Konawe
Buku ini merupakan penjelasan sederhana dari instrumen bernama CRA yang dikembangkan oleh lembaga antikorupsi di Korea Selatan (ACRC). Penerapannya telah dilakukan pada banyak peraturan di negara asalnya, agar sebelum disahkan, rancangan produk hukum tersebut telah “dibersihkan” dari
unsur-unsur yang membuka peluang korupsi. CRA dapat pula dipergunakan untuk menganalisis potensi korupsi suatu peraturan yang telah berlaku untuk diperbaiki.

Download Bukunya di Sini :

Bagi Masyarakat di Kabupaten Konawe yang ingin Berkonsultasi ataupun melaporkan Pungli, Gratifikasi, Tindak Pidana Korupsi silahkan Klik pada gambar dibawah ini dan anda akan di arahkan ke masing-masing Inspektur Pembantu.




